MySQL
merupakan
software database open source yang paling populer di dunia, dimana saat
ini digunakan lebih dari 100 juta pengguna di seluruh dunia. Dengan kehandalan,
kecepatan dan kemudahan penggunaannya, MySQL menjadi pilihan utama bagi banyak
pengembang software dan aplikasi baik di platform web maupun desktop.
Pengguna MySQL tidak hanya sebatas pengguna perseorangan maupun perusahaan
kecil, namun perusahaan seperti Yahoo!, Alcatel‐Lucent, Google,
Nokia, Youtube, Wordpress dan Facebook juga merupakan pengguna MySQL. MySQL
pertama kali dibuat dan dikembangkan di Swedia, yaitu oleh David Axmark, Allan
Larsson dan Michael "Monty" Widenius. Mereka mengembangkan MySQL
sejak tahun 1980‐an. Saat ini versi MySQL yang sudah
stabil mencapai versi 5x, dan sedang dikembangkan versi 6x. Untuk lebih
lengkapnya dapat dilihat di situs resmi MySQL
MySQL
memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
1. Portabilitas.
MySQL dapat berjalan
stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X
Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2. Perangkat lunak sumber terbuka.
MySQL didistribusikan
sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga
dapat digunakan secara gratis.
3. Multi-user.
MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna
dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4. Performance tuning
MySQL memiliki kecepatan
yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat
memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5. Ragam tipe data.
MySQL memiliki ragam
tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double,
char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6. Perintah dan Fungsi.
MySQL memiliki operator
dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah
(query).
7. Keamanan.
MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan
seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan
sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8. Skalabilitas dan Pembatasan.
MySQL mampu menangani basis data dalam skala
besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel
serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32
indeks pada tiap tabelnya.
9. Konektivitas.
MySQL dapat melakukan
koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX),
atau Named Pipes (NT).
10.Lokalisasi.
MySQL dapat mendeteksi
pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.
Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11.Antar Muka.
MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap
berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application
Programming Interface).
12. Klien dan Peralatan.
MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan
(tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan
yang ada disertakan petunjuk online.
13. Struktur tabel.
MySQL memiliki struktur tabel yang lebih
fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya
semacam PostgreSQL ataupun Oracle
MySQL sangat populer dalam aplikasi web seperti MediaWiki (perangkat lunak yang dipakai Wikipedia dan proyek-proyek sejenis) dan PHP-Nuke dan berfungsi sebagai komponen basis
data dalam LAMP. Popularitas
sebagai aplikasi web dikarenakan kedekatannya dengan popularitas PHP, sehingga seringkali disebut
sebagaiDynamic Duo.
MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan
database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang
dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat
dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase. Kepopulerannya disebabkan MySQL
menggunakan SQL sebagai bahasa dasar untuk mengakses database yang terbagi menjadi tiga
bagian, yaitu DDL, DML dan DCL. Selain itu, MySQL bersifat free (tidak perlu membayar untuk
menggunakannya).
Referensi : (http://achmatim.net, achmatim@gmail.com)
